Follow Me @vyarahman

Kamis, 08 Januari 2015

Bidikmisi, bibit Generasi Emas

Kamis, Januari 08, 2015 0 Comments

Siapa yang tidak tahu Bidikmisi? Ya memang sudah tidak aneh lagi bagi para akademisi di dunia pendidikan ini, karena Bidikmisi ini merupakan beasiswa khusus dari pemerintah untuk pelajar yang kurang mampu namun berprestasi di sekolahnya dan ingin sekali melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Hebat bukan? Jika dirasa orang yang mampu dan bisa berprestasi, tentu jelas mungkin saja mereka memiliki fasilitas yang memadai. Namun dalam segala keterbatasan yang ada, penerima beasiswa ini berjuang dengan fasilitas yang ada dengan dana bantuan dari pemerintah.
Setiap tahun angka penerima beasiswa Bidikmisi ini kian meningkat, data terakhir dari web JPNN sampai 2013 lalu, total jumlah penerima Bidikmisi di berbagai perguruan tinggi mencapai 140.180 mahasiswa, tersebar di 98 PTN dan 590 PTS. Tujuan utama pemerintah dalam program beasiswa ini adalah mencetak generasi emas di tahun 2045. Seperti yang dikatakan oleh Mendikbud M Nuh "Sejatinya, program ini sangat mulia, yang menjadi cita-cita luhur terbentuknya sebuah negara memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat,"
Dan faktanya para penerima beasiswa inilah yang banyak menorehkan prestasi di perguruan tingginya baik di dalam maupun luar negeri. Baik di bidang akademik maupun non akademik. Hasil yang mereka raih dalam indeks prestasi yaitu IP di atas 3,5 dan berhasil lulus tepat waktu dengan predikat Cumlaude sampai Student Exchange ke luar negeri, dan tak jarang pula yang melanjutkan studinya dengan beasiswa S2 ke Luar Negeri dengan program LPDP atau prestasi keseluruhan seperti menjadi Mahasiswa berprestasi tingkat Fakultas, Universitas, atau bahkan Nasional, seperti  Birrul Qodriyyah, salah satu Mahasiswa UGM ini bisa menapaki mimpi-mimpi luar biasanya berawal dari Bidikmisi, ia dikenal sebagai Duta Bidikmisi Nasional, Duta Keperawatan juga sebagai Mahasiswa Berprestasi Nasional 2013, walaupun dia anak dari seorang buruh tani, ia tak pernah merasa gentar melanjutkan mimpi-mimpinya, sehingga Tuhan mempertemukannya dengan beasiswa Bidikmisi ini.

Dari tujuan pemerintah yang mulia, dari mimpi-mimpi pelajar-pelajar Indonesia yang luarbiasa sungguh bisa kita lihat akan adanya perubahan kemajuan dalam bidang pendidikan dari tahun ke tahun melalui program Bidikmisi ini. Semua berharap program ini akan mencetak generasi-generasi yang mampu membuat Indonesia menjadi negara yang terbaik nantinya, terdepan dalam pendidikannya, dengan orang-orang hebat di dalamnya. Generasi Emas Indonesia 2045.

Senin, 22 September 2014

Selasa, 03 Juni 2014

Tips Menjaga Pandangan Mata

Selasa, Juni 03, 2014 2 Comments
Bismillah..
Teman2 fillah semuaaa, nih ada beberapa tips agar kita bisa menjaga dan menundukkan pandangan mata kita dari hal yg bisa merusak iman kita *oh nooo*mudah-mudahan bisa di aplikasikan :D Hehee okee ini dia :
1. Membiasakan diri untuk memilih apa yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di sisi manusia.
Jika kita sudah terbiasa dengan kebaikan maka hati tidak akan rela untuk melakukan keburukan. Ia akan memberikan ‘alarm’ yang akan memberikan WARNING atau peringatan. Tergantung seberapa sensitif hati kita. :)
Sedikit saja noda pada kain putih yang senantiasa dicuci dan dibersihkan, maka noda itu akan terlihat. Tapi jika kain putih itu tidak biasa dicuci, tentu noda-noda itu dianggap biasa dan bukanlah noda/kotoran. Demikian hati kita. Biasakan hati kita untuk dibersihkan dengan banyak berdzikir, istighfar, sujud, membaca Al-Qur’an dsb. Biasakan hati kita untuk memilih ketaqwaan daripada kejahatan / kemunkaran.
2. Merasa tidak butuh.
Apa sih yang akan diperoleh dengan mengumbar pandangan mata? Kenikmatan? Tapi hati-hati, ini kenikmatan yang menipu. Ketahuilah wahai saudariku, yang sebenarnya terjadi adalah bertambah/bertumpuknya dosa yang dilakukan oleh mata. Padahal, apakah engkau tahu? biasanya mata adalah pintu masuk pertama kemaksiatan2 yang lain, maksiatnya tangan, maksiatnya kaki,.. termasuk maksiat / zina hati.
Siapa yang butuh dosa?
3. Yakin bahwa Allah akan mengganti dengan yang lebih baik.
Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah akan mengganti dengan yang lebih baik. Alhamdulilaah.. berita gembira nih.. :).
4. Mengingat berbagai  manfaat yang didapat dengan menjaga pandangan mata.
Tahu gmenjaga pandangan mata itu buanyak buanget manfaatnya lho! Misalnya: lebih mudah menyerap ilmu, menguatkan dan meneguhkan hati, membantu untuk membersihkan hati, membuat wajah dan hatimu menjadi ceria. Mau nggak hatimu selalu senang dan gembira? Mau dong… :)
ak? Ternyata
Mungkin ini dulu nggih.. Insya Allah disambung lagi.
Kalau ana menemukan tips lagi, insya Allah ana lanjutkan.